PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP menggelar kegiatan edukasi perkebunan bagi siswa sekolah dasar di SD Negeri 29 Dangin Puri, Denpasar, Bali, melalui program bertajuk "Sawit Baik Sahabat Kita". Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi generasi muda mengenai komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit.

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 300 peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan karyawan sekolah. Hadir dalam kegiatan itu Kepala SD Negeri 29 Dangin Puri Denpasar, perwakilan BPDP, serta pendongeng anak yang memandu berbagai aktivitas edukatif dan interaktif.

Kepala Divisi Kerja Sama dan Kelembagaan BPDP, Aida Fitria, mengatakan kelapa sawit memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat melalui berbagai produk turunannya.

Mulai dari kebutuhan rumah tangga, makanan, kosmetik hingga bahan bakar biodiesel, banyak produk yang digunakan masyarakat berasal dari komoditas tersebut.

"Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, pembangunan daerah, serta menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat Indonesia, khususnya petani," kata Aida dalam rilis BPDP pada Rabu, 3 Juni 2026.

Dalam kesempatan itu, BPDP juga memperkenalkan berbagai program yang dijalankan untuk mendukung pengembangan sektor perkebunan nasional.

Program tersebut mencakup peningkatan produktivitas petani sawit, dukungan riset dan inovasi, penyediaan beasiswa, hingga kegiatan edukasi untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai sektor perkebunan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi dongeng interaktif yang dibawakan oleh Ni Luh Wanda Putri Pradanti melalui pembacaan komik edukasi Sawit Baik Sahabat Kita.

Komik tersebut merupakan salah satu dari tiga komik edukatif yang diluncurkan BPDP pada 2026 untuk memperkenalkan komoditas perkebunan kepada anak-anak, selain komik tentang kelapa dan kakao.

Melalui cerita, permainan, dan kuis interaktif, para siswa diajak mengenal proses perjalanan kelapa sawit mulai dari budidaya di kebun hingga menjadi berbagai produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang komunikatif dan partisipatif membuat suasana belajar berlangsung menarik dan mudah dipahami oleh para siswa.

Kepala SD Negeri 29 Dangin Puri, Ni Kompiang Wirati, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai komoditas perkebunan sejak dini merupakan langkah positif untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai potensi sumber daya alam Indonesia.

Melalui kegiatan ini, BPDP berharap generasi muda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat kelapa sawit, menghargai peran petani dalam rantai produksi, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan sumber daya alam nasional.

Ke depan, program edukasi serupa akan terus diperluas ke berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi publik yang inklusif dan berkelanjutan.(TESTI PRISCILLA)