BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya memastikan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak mengganggu layanan pendidikan maupun program revitalisasi sekolah di wilayah setempat.
Kepala Disdik Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan berbagai program prioritas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya sektor pendidikan, tetap berjalan sesuai rencana meski terdapat penyesuaian anggaran.
Menurutnya, pemerintah berkomitmen menjaga kualitas layanan pendidikan agar tetap optimal sehingga proses belajar mengajar dan kebutuhan sekolah tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi.
"Efisiensi anggaran tidak begitu berpengaruh terhadap pelayanan pendidikan. Yang terpenting adalah layanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan dan kebutuhan sekolah tetap menjadi perhatian," ujar Jayani, Rabu, 3 Juni 2026.
Ia menjelaskan, program revitalisasi sekolah pada tahun ini tetap dilaksanakan melalui mekanisme swakelola. Skema tersebut memungkinkan pihak sekolah terlibat langsung dalam mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan kebutuhan serta standar yang telah ditetapkan.
Menurut Jayani, pola swakelola juga memberi ruang bagi sekolah untuk memastikan pembangunan maupun perbaikan fasilitas berjalan efektif dan tepat sasaran, sehingga kualitas sarana pendidikan dapat terus terjaga.
Selain itu, Disdik Kota Palangka Raya terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan sarana pendidikan agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan yang menjadi salah satu sektor prioritas pemerintah.
"Prinsipnya, efisiensi tidak boleh mempengaruhi layanan dasar masyarakat. Pendidikan tetap menjadi prioritas karena menyangkut masa depan generasi muda," tegasnya. (MARINI/J)









