PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan kembali menyiapkan program beasiswa dan bantuan pendidikan pada 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Program tersebut menyasar tenaga pendidik maupun masyarakat dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, mengatakan salah satu sasaran program adalah guru yang belum menyelesaikan pendidikan strata satu (S1). Melalui bantuan tersebut, para guru diharapkan dapat meningkatkan kualifikasi akademik sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Selain untuk tenaga pendidik, bantuan pendidikan juga diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Menurut Jayani, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Palangka Raya.

"Pada tahun 2026 kami menyiapkan kuota bantuan pendidikan bagi 25 orang. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya," kata Jayani, Rabu, 3 Juni 2026.

Ia berharap bantuan pendidikan tersebut dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Jayani menambahkan, mekanisme serta persyaratan penerima bantuan pendidikan akan disosialisasikan lebih lanjut kepada masyarakat.

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak warga dan tenaga pendidik yang dapat meningkatkan kompetensi, kualifikasi akademik, serta kualitas sumber daya manusia di Kota Palangka Raya. (MARINI/J)