BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya kembali menggandeng PT Mekar Sari melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk memperkuat upaya pencegahan stunting melalui penyaluran bantuan telur bagi keluarga penerima manfaat.
Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu, 3 Juni 2026, dan dipimpin Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Marsudi Damar Jati.
Program ini difokuskan untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya asupan protein hewani bagi kelompok rentan, yakni balita dan ibu hamil.
Pada tahap awal, bantuan didistribusikan ke UPTD Puskesmas Marina Permai dan UPTD Puskesmas Bukit Hindu. Selanjutnya, telur akan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang telah terdata di wilayah kerja masing-masing puskesmas.
Marsudi mengatakan pemenuhan gizi seimbang, terutama protein hewani, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan fasilitas layanan kesehatan dinilai penting untuk memastikan program penanganan stunting berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.
"Kolaborasi ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi mendatang. Bantuan telur yang disalurkan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi balita dan ibu hamil, sehingga secara langsung mendukung upaya pencegahan stunting di Kota Palangka Raya," ujarnya.
Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyampaikan apresiasi kepada PT Mekar Sari atas dukungan yang diberikan melalui program CSR tersebut.
Kerja sama itu diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi dunia usaha lainnya untuk turut berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Palangka Raya optimistis target penurunan angka stunting dapat tercapai sesuai rencana.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang sehat, berkualitas, dan memiliki daya saing di masa depan. (PATHUR/J)









