PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendesak pemerintah daerah untuk memperkuat layanan penanggulangan kebakaran di Kecamatan Kumai dengan menambah armada pemadam kebakaran (Damkar) serta menyusun langkah konkret untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem Ahmad Elkendri saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 DPRD Kobar, Rabu, 3 Juni 2026.

Ahmad Elkendri mengatakan, Fraksi NasDem menaruh perhatian terhadap musibah kebakaran yang beberapa waktu terakhir terjadi di wilayah Kecamatan Kumai. Karena itu, pemerintah daerah diminta memaksimalkan fasilitas penanggulangan kebakaran yang telah dimiliki.

"Fraksi NasDem meminta pemerintah daerah beserta dinas terkait untuk memaksimalkan aset gedung pemadam kebakaran yang berada di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai," jelas Ahmad Elkendri.

Ahmad Elkendri menyampaikan keberadaan fasilitas tersebut harus didukung dengan penambahan armada agar mampu memberikan respons cepat saat terjadi keadaan darurat.

"Kami juga meminta agar pemerintah menyiagakan tambahan satu unit armada Damkar di lokasi tersebut. Hal ini penting mengingat jarak tempuh dari posko utama menuju wilayah Kumai cukup jauh dan kondisi lalu lintas yang tidak selalu lancar dapat menghambat penanganan kebakaran," jelas Ahmad Elkendri.

Menurut Ahmad Elkendri, Kecamatan Kumai merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran cukup tinggi, baik kebakaran lahan maupun kebakaran permukiman yang padat penduduk.

Selain menyoroti aspek keselamatan masyarakat, Fraksi NasDem juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kemandirian fiskal melalui peningkatan PAD.

"Pemkab Kobar perlu menyusun langkah-langkah konkret dalam meningkatkan pendapatan asli daerah melalui optimalisasi pemanfaatan aset daerah yang belum produktif," jelas Ahmad Elkendri.

Fraksi NasDem juga meminta peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), terutama PDAM Tirta Arut, agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.

Ahmad Elkendri juga menyebut sejumlah sektor potensial yang dapat dikembangkan untuk menambah sumber pendapatan daerah, seperti sektor kepelabuhanan, investasi, pariwisata, energi terbarukan, kredit karbon hingga hilirisasi berbagai potensi unggulan daerah.

"Pengembangan sumber-sumber pendapatan baru tersebut harus dilakukan tanpa menambah beban masyarakat maupun dunia usaha, sehingga kemampuan fiskal daerah semakin kuat di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat," jelas Ahmad Elkendri.

Fraksi NasDem berharap berbagai masukan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan, baik untuk meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman kebakaran maupun memperkuat kapasitas keuangan daerah. (WAHYU KRIDA/j)