KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Letjen S Parman, Gang Kalimantan 1, Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu dini hari, 3 Juni 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.48 Wita itu menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan padat penduduk dan turut berdampak pada kompleks pendidikan Muhammadiyah yang berada di sekitar lokasi.

Informasi yang dihimpun dari relawan pemadam kebakaran menyebutkan, api dengan cepat membesar saat pertama kali dilaporkan. Puluhan relawan dan petugas gabungan kemudian berdatangan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api menjalar lebih luas ke bangunan lainnya.

Kondisi permukiman yang padat membuat proses pemadaman berlangsung cukup sulit. Asap tebal membumbung tinggi dan terlihat dari sejumlah kawasan di Kota Banjarmasin, sementara warga sekitar berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang yang masih sempat dievakuasi.

Setelah hampir satu jam penanganan, kondisi kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan. Melalui jaringan komunikasi relawan, status kebakaran dilaporkan sudah padam dan aman pada pukul 05.58 Wita sehingga petugas dapat melanjutkan proses pendinginan dan pendataan dampak kebakaran.

"Status kebakaran Jalan S Parman Banjarmasin, Gang Kalimantan 1 pukul 05.58 Wita. Kebakaran sudah padam dan aman," demikian informasi yang disampaikan Wahid, melalui kanal komunikasi relawan pemadam kebakaran. 

Berdasarkan dokumentasi di lokasi setelah api berhasil dikendalikan, sebagian besar area yang terbakar mengalami kerusakan hingga sebagian lagi tersisa  puing termasuk bangunan perguruan Muhammadiyah.

Sementara itu, data yang diunggah akun resmi SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin menyebutkan kebakaran berdampak pada total 19 ruangan di Kompleks Perguruan K.H. Ahmad Dahlan, Jalan S. Parman Nomor 221. 

Ruangan tersebut terdiri dari Kantor PCM Banjarmasin, Kantor MTs Muhammadiyah, Kantor Madrasah Aliyah Muhammadiyah, Laboratorium IPA SMA Muhammadiyah, Laboratorium Bahasa SMA Muhammadiyah, Laboratorium Komputer Madrasah Aliyah, Sekretariat IPM SMA Muhammadiyah, perpustakaan kompleks perguruan, serta 11 ruang kelas belajar.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut masih menunggu pendataan lebih lanjut dari pihak berwenang. (SABRIANOOR/y)