BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi XII DPR RI, Sigit Karyawan Yunianto, meminta Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia untuk terus meningkatkan edukasi kepada para penambang rakyat mengenai penggunaan bahan kimia yang aman dan ramah lingkungan.
Menurut SKY, sapaan akrabnya, upaya edukasi tersebut penting dilakukan guna meminimalkan dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan hidup.
"Peningkatan kapasitas dan pemahaman penambang menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pertambangan rakyat yang berkelanjutan," kata Sigit kepada Borneonews pada Rabu, 3 Juni 2026.
Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu mengatakan bahwa pengelolaan pertambangan rakyat tidak hanya berorientasi pada manfaat ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan aspek perlindungan lingkungan agar tidak menimbulkan kerusakan di masa mendatang.
"Karena itu, peran APRI dinilai sangat strategis dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat penambang, termasuk memperkenalkan praktik-praktik pertambangan yang lebih aman dan sesuai dengan ketentuan lingkungan," tambahnya.
SKY menyebut APRI memiliki jaringan organisasi yang telah terbentuk di berbagai daerah di Indonesia. Keberadaan jaringan tersebut diyakini dapat memperkuat upaya pembinaan dan pertukaran pengalaman antarpenambang dalam menerapkan praktik pertambangan yang legal dan bertanggung jawab.
"Dukungan APRI terhadap pelestarian lingkungan menjadi modal penting dalam mendorong terwujudnya pertambangan rakyat yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga tetap menjaga keberlanjutan sumber daya alam dan kualitas lingkungan hidup," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/y)









