PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah secara resmi membuka kegiatan Kutaringin Youth Camp 2026 di Yayorin Pangkalan Bun, Jalan Bhayangkara, Desa Pasir Panjang, Kamis, 4 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti para pemuda terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat tersebut menjadi wadah pembinaan generasi muda untuk meningkatkan kapasitas, karakter, serta jiwa kepemimpinan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pembukaan kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Kutaringin Youth Camp 2026 merupakan program kepemudaan yang mengintegrasikan berbagai kegiatan pengembangan pemuda dalam satu rangkaian perkemahan, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Youth Camp menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dan semangat para pemuda yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Youth Camp merupakan wadah yang sangat strategis untuk membentuk karakter, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta mengembangkan potensi kepeloporan pemuda yang akan menjadi motor penggerak pembangunan daerah dan bangsa,” ujar Nurhidayah.

Kutaringin Youth Camp merupakan program kepemudaan baru dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang hadir di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Program tersebut dirancang dengan mengintegrasikan sejumlah kegiatan kepemudaan yang sebelumnya dilaksanakan secara terpisah.

Berbagai program yang digabungkan dalam kegiatan tersebut meliputi pemilihan Duta Pemuda, Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN), lomba debat pemuda, hingga lomba pidato pemuda.

Melalui konsep terpadu ini, pemerintah berharap tercipta sinergi yang lebih kuat dalam proses pembinaan dan pengembangan generasi muda, sekaligus melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang memiliki wawasan luas dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menurut Nurhidayah, tujuan utama kegiatan ini tidak hanya mencari pemuda berprestasi dan unggul, tetapi juga mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui interaksi, kolaborasi, serta pertukaran gagasan antarpeserta.

Selain itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk membentuk pemuda yang memiliki karakter patriotik, gigih, berempati, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi.

Bupati menegaskan bahwa pemuda merupakan aset terbesar bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan di masa depan. Oleh sebab itu, pembinaan yang berkelanjutan menjadi investasi penting bagi kemajuan daerah maupun nasional.

“Sebagai Bupati Kotawaringin Barat, saya percaya bahwa pemuda adalah aset terbesar bagi kemajuan daerah dan bangsa. Saya mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, belajar dengan sungguh-sungguh, berkolaborasi, dan berinovasi demi masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan Kutaringin Youth Camp juga diharapkan mampu mendukung penguatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) melalui lima domain yang menjadi fokus dalam Dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD).

Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu peserta, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan kepemudaan secara menyeluruh di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Menutup sambutannya, Nurhidayah berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan hidup mereka.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman yang berharga, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan berjiwa pelopor yang siap membawa perubahan positif menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (DANANG)