PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan beralih ke wadah yang lebih ramah lingkungan, salah satunya tas berbahan purun.

Ajakan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026.

Menurut Khemal, tas purun tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi karena merupakan produk kerajinan lokal yang dihasilkan masyarakat. Penggunaannya dinilai dapat membantu mengurangi volume sampah plastik yang menjadi salah satu persoalan lingkungan.

“Mulailah dari langkah sederhana, seperti mengganti kantong plastik dengan wadah ramah lingkungan, salah satunya tas purun. Selain membantu mengurangi sampah plastik, kita juga turut mendukung produk lokal yang dihasilkan masyarakat,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, penggunaan plastik sekali pakai yang berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan karena membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai. Karena itu, perubahan kebiasaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Khemal juga mengajak seluruh elemen masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Menurutnya, kesadaran kolektif diperlukan agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk mengubah kebiasaan kita menjadi lebih ramah lingkungan. Dengan langkah kecil yang dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat besar bagi keberlangsungan lingkungan di masa depan,” tegasnya. (MARINI/j)