PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya tetap fokus menjalankan program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di tengah tekanan ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran.

Menurut Tantawi, kondisi ekonomi yang penuh tantangan saat ini menuntut pemerintah daerah lebih cermat dalam menyusun dan mengelola anggaran. Setiap program yang dijalankan harus memiliki manfaat yang jelas serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Di tengah tekanan ekonomi global dan efisiensi anggaran, pemerintah daerah harus mampu menentukan skala prioritas. Program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat harus tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menegaskan, sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat perlu tetap mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, keberlanjutan pembangunan pada sektor-sektor tersebut sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Tantawi mendorong Pemko Palangka Raya terus berinovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung pembangunan tanpa membebani kondisi keuangan daerah.

Ia menilai kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan publik. Sebaliknya, efisiensi harus menjadi momentum untuk meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sehingga setiap program dapat berjalan lebih optimal.

“Yang terpenting adalah bagaimana anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Palangka Raya,” tegasnya.

Tantawi berharap pemerintah daerah dapat menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kebutuhan pembangunan, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini. (MARINI/j)