PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Agenda modernisasi birokrasi terus digulirkan secara intensif oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.

Ia secara khusus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah kota untuk mengubah pola pikir. Ia menekankan pentingnya bagi setiap abdi negara untuk memiliki kemampuan berpikir kreatif dan responsif, terutama dalam menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat yang berubah cepat.

"Kemampuan berpikir kreatif dari para ASN merupakan modal utama untuk melahirkan inovasi daerah," katanya, Kamis, 4 Juni 2026.

Inovasi tersebut dinilai sebagai instrumen yang sangat penting dalam mendongkrak kualitas penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus menciptakan tata kelola birokrasi yang efektif, efisien, dan tidak ketinggalan zaman.

Langkah ini sejalan dengan komitmen besar Pemkot Palangka Raya yang ingin mewujudkan sistem pemerintahan modern yang berorientasi penuh pada pelayanan publik.

Guna mencapai target tersebut, Sekda menegaskan bahwa setiap perangkat daerah memikul tanggung jawab untuk terus melahirkan berbagai terobosan program yang aplikatif dan berdampak luas.

Lebih lanjut, ia meminta agar semangat memunculkan terobosan baru ini tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan harus mengakar menjadi budaya inovasi yang kuat.

Budaya tersebut wajib diintegrasikan ke dalam setiap pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di masing-masing instansi agar pelayanan yang diberikan semakin prima. (HENDRI/j)