PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 agar berlangsung transparan, objektif, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurut Hasan, proses penerimaan peserta didik baru harus dilaksanakan secara terbuka sehingga seluruh calon siswa memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh akses pendidikan melalui jalur yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pengawasan perlu dilakukan agar seluruh tahapan SPMB berjalan sesuai aturan, tidak ada praktik yang merugikan masyarakat, serta menjamin asas keadilan bagi seluruh calon peserta didik,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini menyediakan beberapa jalur penerimaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai dengan kriteria masing-masing calon peserta didik.

Jalur domisili diprioritaskan bagi calon siswa yang berdomisili di wilayah terdekat dengan sekolah tujuan. Sementara jalur prestasi diperuntukkan bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik yang dibuktikan dengan sertifikat atau penghargaan dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

Adapun jalur afirmasi ditujukan bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu dan terdaftar dalam program pemerintah. Sedangkan jalur mutasi diperuntukkan bagi calon siswa yang orang tua atau walinya mengalami perpindahan tugas atau perpindahan domisili yang dibuktikan dengan dokumen resmi.

Hasan mengimbau masyarakat untuk memahami ketentuan masing-masing jalur dan memastikan seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi sebelum melakukan pendaftaran.

Menurutnya, kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan akan membantu menciptakan proses penerimaan peserta didik baru yang tertib, lancar, dan akuntabel.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melengkapi seluruh persyaratan sesuai jalur yang dipilih dan mengikuti proses pendaftaran melalui mekanisme yang telah ditetapkan agar pelaksanaan SPMB berlangsung lancar dan akuntabel,” katanya.

Ia berharap seluruh tahapan SPMB 2026 di Kota Palangka Raya dapat berjalan dengan baik sehingga mampu memberikan kepastian, keadilan, dan transparansi bagi seluruh calon peserta didik serta orang tua. (MARINI/j)