PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim, mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan untuk memperbanyak pelatihan bagi tenaga pendidik guna meningkatkan kemampuan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Menurut Arif, peningkatan kompetensi digital guru menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung transformasi pendidikan sekaligus memperbesar peluang sekolah-sekolah di Palangka Raya meraih predikat Sekolah Rujukan Google (Google Reference School).

“Pemerintah perlu menyediakan pelatihan yang berkelanjutan bagi para guru, terutama terkait pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Ini penting untuk mendukung transformasi digital di dunia pendidikan,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Ia menilai banyak sekolah di bawah naungan Pemerintah Kota Palangka Raya memiliki potensi untuk menjadi Sekolah Rujukan Google. Namun, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah kemampuan tenaga pendidik dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi dan berbagai platform digital untuk mendukung pembelajaran.

Menurutnya, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada penguasaan perangkat teknologi, tetapi juga harus mencakup pengembangan metode pembelajaran digital yang interaktif, inovatif, dan efektif.

Dengan kompetensi tersebut, guru diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Arif menambahkan, peningkatan kapasitas tenaga pendidik akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan kemampuan siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Jika kompetensi guru terus ditingkatkan, peluang sekolah-sekolah di Palangka Raya untuk memperoleh pengakuan sebagai Sekolah Rujukan Google akan semakin besar. Hal itu sekaligus dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing peserta didik,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah terus memberikan dukungan terhadap pengembangan kompetensi guru sehingga transformasi digital di dunia pendidikan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik. (MARINI/j)