BORNEONEWS, Sampit – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Saleh, bersama seluruh jajarannya menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kegiatan ini dianggap sebagai langkah strategis untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, valid, dan terpercaya sebagai landasan pembangunan daerah dan nasional.
“Sensus bukan sekadar pendataan, tetapi merupakan upaya bersama untuk memetakan kekuatan ekonomi Indonesia secara menyeluruh. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat guna mendukung pertumbuhan usaha dan membuka peluang ekonomi baru,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.
Ia mengajak seluruh pelaku usaha, baik skala kecil maupun besar, untuk berkontribusi aktif dalam sensus tersebut. Menurutnya, partisipasi semua pihak sangat penting dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing.
“Kami mengharapkan partisipasi seluruh pelaku usaha dari skala kecil hingga besar. Kontribusi Anda adalah bagian penting dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh dan kompetitif,” tegasnya.
Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 30 Agustus 2026 bertujuan memperoleh gambaran nyata sekaligus peta struktur ekonomi terkini. Data tersebut nantinya akan menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan yang tepat sasaran di Kotim maupun di tingkat nasional.
“Pelaksanaan sensus ini sangat penting sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi yang akurat dan efektif, khususnya di Kotawaringin Timur,” pungkas Muhammad Saleh.
Upaya BKAD Kotim ini menggambarkan komitmen pemerintah daerah dalam mensukseskan program nasional serta mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan lewat data yang berkualitas dan terpercaya. (DEVIANA/H)









