SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – PT PELNI Cabang Sampit memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan menggelar kegiatan penanaman pohon dan penyaluran puluhan bibit tanaman melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kepala PT PELNI Cabang Sampit Siti Nafillah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membantu upaya penghijauan di wilayah operasional perusahaan.

"Pada 5 Juni bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup. PT PELNI melalui program TJSL melaksanakan kegiatan penghijauan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan," kata Siti Nafillah, Kamis, 4 Juni 2026.

PT PELNI Cabang Sampit menyerahkan bantuan sebanyak 60 bibit tanaman yang terdiri dari pohon mangga, rambutan, jambu, serta bunga bougenville kepada PT Pelindo Cabang Sampit untuk ditanam di kawasan Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang.

Ia menjelaskan, awalnya kegiatan penghijauan direncanakan dilaksanakan di kawasan Pelabuhan Penumpang Sampit. Namun karena lokasi tersebut akan memasuki tahap renovasi, pelaksanaan program dialihkan ke kawasan Pelindo Bagendang.

Menurutnya, pemilihan lokasi tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini terjalin baik dalam mendukung layanan transportasi laut di Sampit.

"Selama ini PT Pelindo banyak membantu PT PELNI dalam pelayanan embarkasi dan debarkasi penumpang di pelabuhan. Karena itu kami memilih berkolaborasi melalui kegiatan penghijauan ini," ujarnya.

Sementara itu, Terminal Head TPK Bagendang Akhmad Fajar menyampaikan apresiasi atas dukungan PT PELNI Cabang Sampit yang telah melaksanakan program TJSL di lingkungan kerja Pelindo.

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi BUMN dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan hidup.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PELNI Cabang Sampit yang telah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan di wilayah kami. Ini merupakan wujud nyata kontribusi BUMN dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan," katanya.

Lanjutnya, kegiatan penghijauan menjadi bukti bahwa aktivitas operasional pelabuhan tetap dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan di kawasan industri dan transportasi.

"Melalui penanaman pohon ini, kami ingin menunjukkan bahwa operasional pelabuhan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan sehingga program perusahaan di bidang lingkungan juga dapat terlaksana secara maksimal," imbuhnya.

Ia memastikan seluruh bibit yang telah diserahkan akan dirawat dan dipelihara dengan baik agar dapat tumbuh optimal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekitar.

"Tanaman ini akan kami rawat dan pelihara dengan baik. Mudah-mudahan nantinya dapat tumbuh subur dan kita bisa menikmati manfaatnya, termasuk hasil buah dari pohon yang ditanam hari ini," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)