KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas memastikan kelayakan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang dikelola Polres Gunung Mas melalui penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Gunung Mas, Rina Sari, mengatakan dua dapur tersebut yakni SPPG Kemala Presisi II di Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, dan SPPG Kemala Presisi di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya.

“SPPG Kemala Presisi II berlokasi di Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, sedangkan SPPG Kemala Presisi berlokasi di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya,” ujar Rina, Jumat, 5 Juni 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Gunung Mas, Heriyanto, menjelaskan SLHS untuk SPPG Kemala Presisi II telah diserahkan pada Desember 2025. Sementara SLHS untuk SPPG Kemala Presisi diserahkan pada awal Juni 2026.

Penyerahan SLHS untuk SPPG Kemala Presisi dilakukan Plt Kepala Dinkes Gunung Mas melalui Kabid Kesmas Heriyanto dan diterima Kabagops Polres Gunung Mas, AKP Nurheriyanto Hidayat, di Kuala Kurun, Selasa, 2 Juni 2026.

Heriyanto mengatakan, penerbitan SLHS dilakukan setelah SPPG memenuhi persyaratan higiene sanitasi. Aspek yang dinilai meliputi kondisi bangunan, penyediaan air bersih, pengelolaan limbah, penyimpanan bahan pangan, proses pengolahan makanan, hingga higiene penjamah makanan.

“Penerbitan SLHS bukan menjadi akhir dari proses pembinaan terhadap SPPG, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga standar higiene sanitasi dan keamanan pangan,” katanya.

Sementara itu, Kabagops Polres Gunung Mas, AKP Nurheriyanto Hidayat, mengatakan SLHS menjadi motivasi bagi pengelola dapur SPPG untuk terus menjaga mutu pangan dalam program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Ia menjelaskan, dua dapur SPPG yang telah bersertifikat tersebut melayani ribuan penerima manfaat. SPPG Kemala Presisi di Tumbang Empas melayani 2.153 orang di Kecamatan Mihing Raya.

Sedangkan SPPG Kemala Presisi II di Kuala Kurun melayani 2.112 orang di Kecamatan Kurun dan sekitarnya.

Penerima manfaat program MBG tersebut terdiri dari peserta didik jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA, serta ibu menyusui, ibu hamil, dan balita.

“Penerbitan SLHS untuk kedua SPPG tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara Pemda dan Polres Gumas dalam menjalankan program MBG, sekaligus menekan angka stunting di kabupaten yang kita cintai ini,” kata Nurheriyanto.