BORNEONEWS, Palangka Raya – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menilai inflasi yang terjadi pada Mei 2026 berbeda dari pola historis karena setelah Hari Raya Idulfitri justru terjadi kenaikan harga.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Yuliansah Andrias menjelaskan salah satu faktor utama yang mendorong inflasi adalah kenaikan harga BBM non-subsidi yang berdampak pada sejumlah komoditas pangan strategis.
“Kalau melihat pola historis, seharusnya bulan Mei setelah Idulfitri terjadi penurunan harga atau deflasi. Namun tahun ini berbeda karena adanya kenaikan harga BBM yang secara tidak langsung memengaruhi harga komoditas pangan strategis seperti beras, ikan, dan komoditas lainnya,” ujarnya seperti dikutip borneonews pada Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut Yuliansah, terdapat sejumlah risiko yang berpotensi memicu tekanan inflasi pada Juni hingga Juli 2026, antara lain ketidakpastian geopolitik global, potensi dampak El Nino terhadap produksi pangan, tingginya ketergantungan pasokan dari luar daerah, serta meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah.
Sebagai langkah pengendalian, Bank Indonesia mendorong pelaksanaan pasar penyeimbang, gerakan pasar murah, serta penguatan distribusi barang dan jasa untuk menjaga stabilitas harga.
“Kami berharap langkah-langkah pengendalian inflasi dapat dilakukan secara bersama-sama, baik melalui upaya jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga stabilitas harga dan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah dapat terus terjaga,” tambahnya. (HERMAWAN DP/y)
Kenaikan BBM Non-Subsidi Turut Picu Tekanan Inflasi di Kalteng
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







