PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah mendorong pelaksanaan berbagai langkah jangka pendek guna menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Yuliansah Andrias mengatakan salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pasar penyeimbang dan gerakan pasar murah.

“Kami berharap langkah-langkah pengendalian inflasi dapat dilakukan secara bersama-sama, baik melalui upaya jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga stabilitas harga dan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah dapat terus terjaga,” ujarnya di Palangka Raya, seperti dikutip borneonews pada Jumat, 5 Juni 2026.

Selain pasar penyeimbang dan pasar murah, Bank Indonesia juga mendorong penguatan distribusi barang dan jasa untuk menjaga ketersediaan pasokan di masyarakat.

Adapun untuk jangka panjang, diperlukan peningkatan produksi pangan, penguatan kerja sama perdagangan antardaerah, optimalisasi rantai pasok, serta pemanfaatan teknologi guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi sekaligus menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/Y)