PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Aliansi Kalteng Bergerak kembali menyuarakan kritik terhadap proyek pengecatan jalan di Kota Palangka Raya. Dalam aksi konfirmasi ke media massa yang digelar Jumat (5/6/2026), perwakilan massa, Afan Safiran, menyatakan proyek tersebut dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap kepentingan masyarakat.

Menurut Afan, penggunaan anggaran pada proyek pengecatan jalan perlu mendapat perhatian serius karena manfaatnya dianggap belum sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan. Karena itu, pihaknya meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami menilai proyek cat jalan ini tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap kepentingan masyarakat. Di tengah berbagai kebutuhan yang masih mendesak, penggunaan anggaran harus benar-benar tepat sasaran,” ujarnya, Jumat 5 Juni 2026.

Selain menyoroti aspek manfaat, Aliansi Kalteng Bergerak juga menduga adanya indikasi praktik yang tidak transparan dalam pelaksanaan proyek tersebut. Dugaan itu menjadi dasar bagi massa aksi untuk meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Afan menegaskan pihaknya mendesak aparat penegak hukum (APH) turun tangan guna mengusut tuntas seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan proyek yang disebut menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut.

“Kami meminta APH turun dan mengusut tuntas proyek cat jalan ini. Jika memang tidak ada persoalan, tentu hasil pemeriksaan akan menjawab semuanya. Namun jika ditemukan pelanggaran, harus ada tindakan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Aliansi Kalteng Bergerak menyatakan, akan terus mengawal persoalan tersebut sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap penggunaan anggaran publik dan pelaksanaan pembangunan di daerah. (MARINI/H)