BORNEONEWS, Palangka Raya - Puluhan siswa SMAK Santo Aloysius Palangka Raya mengisi hari terakhir sebelum libur panjang sekolah dengan kegiatan yang berbeda. Mereka bersama relawan satwa Palangka Raya (RSAT) memandikan dan merawat sekitar 30 ekor anjing yang selama ini hidup di lingkungan sekolah.
Kegiatan bertajuk Mandikan Anjing Bersama itu digelar di kompleks SMAK Santo Aloysius Palangka Raya, Sabtu, 6 Juni 2026.
Direktur SMAK Santo Aloysius Palangka Raya, RD Romanus Romas, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang selama ini diterapkan di sekolah dan asrama.
"Kami ingin anak-anak belajar bahwa kepedulian tidak hanya ditujukan kepada sesama manusia, tetapi juga kepada ciptaan Tuhan lainnya. Merawat hewan mengajarkan tanggung jawab, empati, dan kasih sayang," ujar Pastor Roman pada Minggu, 7 Juni 2026.
Menurut dia, keberadaan anjing-anjing tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa asrama. Karena itu, menjelang kepulangan siswa untuk libur sekolah, mereka diajak memberikan perhatian khusus kepada hewan-hewan tersebut.
Salah seorang siswa, Agatha, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Kami biasa melihat mereka setiap hari di lingkungan sekolah. Jadi saat ikut memandikan dan merawatnya, rasanya seperti merawat teman sendiri. Kami belajar bahwa hewan juga membutuhkan perhatian," katanya.
Sementara itu, Founder akun Instagram RSAT_palangkaraya, Agung Priantoko, mengapresiasi keterlibatan para siswa dalam kegiatan kesejahteraan hewan.
Menurutnya, edukasi sejak usia sekolah penting untuk membangun budaya peduli satwa di masyarakat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa merawat hewan bukan hanya memberi makan. Kebersihan, kesehatan, dan perhatian juga menjadi bagian penting dari kesejahteraan hewan," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)









