BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun bernama Jio Norahito dilaporkan diduga tenggelam di Sungai Kapuas, tepatnya di RT 05 Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Minggu, 7 Juni 2026. Hingga Minggu sore, korban masih dalam pencarian.
Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Namun kejadian baru dilaporkan kepada pihak terkait sekitar pukul 13.30 WIB setelah upaya pencarian mandiri oleh keluarga dan warga belum membuahkan hasil.
Menurut informasi yang dihimpun, sebelum hilang korban diketahui berenang bersama sejumlah temannya di Sungai Kapuas. Setelah selesai berenang, korban sempat naik ke daratan dan terlihat dalam kondisi kelelahan.
Teman-teman korban menyebut Jio terakhir kali terlihat duduk di tepi sungai. Namun ketika mereka menoleh beberapa saat kemudian, korban sudah tidak berada di lokasi tersebut.
Menyadari korban menghilang, teman-temannya berupaya mencari ke sekitar lokasi dan memanggil korban. Karena tidak ditemukan, mereka kemudian melaporkan kejadian itu kepada orang tua korban.
Keluarga bersama warga setempat selanjutnya melakukan pencarian baik di darat maupun di perairan sekitar lokasi kejadian. Namun hingga pukul 14.30 WIB, korban belum berhasil ditemukan.
Kepala BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, membenarkan adanya laporan seorang anak yang diduga tenggelam di wilayah Kecamatan Kapuas Hulu tersebut. Informasi itu, menurutnya, telah disampaikan langsung oleh Camat Kapuas Hulu.
"Kami sudah menerima laporan dari Pak Camat Kapuas Hulu terkait kejadian itu," kata Pangeran saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, BPBD Kapuas saat ini tengah berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya untuk menindaklanjuti operasi pencarian korban.
"Kami sedang berkoordinasi dengan Basarnas Palangka Raya agar mereka dapat menindaklanjuti pencarian di lokasi kejadian," ujarnya. (SABRIANOOR/J)









