KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Suasana santai menikmati akhir pekan di kawasan Dermaga KP3, Kuala Kapuas, Minggu, 7 Juni 2026, terusik oleh pemandangan sampah yang terlihat berserakan di sejumlah titik. Tidak hanya mengapung di sekitar tepian Sungai Kapuas, sampah juga tampak ditinggalkan begitu saja di area dermaga yang menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk bersantai.

Beberapa pengunjung mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Tumpukan sampah plastik, gelas minuman, hingga kemasan makanan terlihat di sekitar kawasan dermaga dan di sela-sela tanaman air yang mengapung di tepian sungai.

"Keadaan sungai di KP3 banyak sampahnya," ujar Melda, warga Kapuas yang berkunjung ke lokasi.

Pemandangan itu dinilai kontras dengan fungsi Dermaga KP3 yang selama ini menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk menikmati suasana Sungai Kapuas, terutama pada sore hingga malam hari saat akhir pekan.

Tak hanya sampah yang terbawa ke perairan, pengunjung juga menemukan sejumlah sampah yang diduga sengaja ditinggalkan setelah digunakan. Padahal, di kawasan tersebut telah tersedia imbauan agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan.

"Padahal di situ sudah ada tulisan larangannya," kata Ari, warga lain yang mengaku kesal melihat perilaku tidak bertanggung jawab tersebut.

Menurut sejumlah pengunjung, persoalan sampah bukan hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mengurangi kenyamanan dan keindahan kawasan yang seharusnya menjadi tempat rekreasi warga. Pemandangan sungai yang menjadi daya tarik utama pun tertutupi oleh sampah yang mengapung di tepian.

Para pengunjung berharap kesadaran bersama dapat terus ditingkatkan. Mereka mengajak setiap orang yang datang ke Dermaga KP3 untuk membawa pulang sampahnya atau membuangnya pada tempat yang telah disediakan, sehingga kawasan tepi Sungai Kapuas tetap bersih, nyaman, dan layak dinikmati semua kalangan. (SABRIANOOR/J)