JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Tim nasional voli putri Indonesia harus mengakui keunggulan Kazakhstan pada laga kedua Pul B AVC Women's Volleyball Cup 2026.

Bertanding di Candon, Filipina, Minggu, 7 Juni 2026, Indonesia takluk tiga set langsung dengan skor identik 19-25, 19-25, dan 19-25.

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Indonesia di turnamen tersebut. Sebelumnya, Indonesia membuka perjalanan dengan kemenangan 3-1 atas Iran, Sabtu, 6 Juni 2026.

Dalam laga melawan Iran, Indonesia menang dengan skor 25-15, 21-25, 25-21, dan 25-22.

Kekalahan dari Kazakhstan membuat Indonesia kini berada di peringkat ketiga klasemen Pul B dengan tiga poin.

Sementara itu, Kazakhstan naik ke posisi kedua dengan enam poin. Mereka sebelumnya juga menang 3-1 atas Hong Kong dengan skor 20-25, 25-17, 25-16, dan 25-13.

Puncak klasemen Pul B masih ditempati Vietnam yang sama-sama mengoleksi enam poin.

Menghadapi Kazakhstan, Indonesia tidak mampu menampilkan permainan terbaik sejak awal pertandingan. Chelsa Berliana dan kawan-kawan kesulitan mengembangkan pola serangan dan kerap berada dalam tekanan.

Kazakhstan tampil lebih solid, terutama dalam serangan dan blok. Indonesia hanya mencatat 31 serangan berhasil, sedangkan Kazakhstan membukukan 39 serangan sukses.

Perbedaan mencolok juga terlihat dari jumlah blok. Indonesia hanya mencatat tiga blok sukses, sementara Kazakhstan mampu menghasilkan 12 blok.

Lemahnya pertahanan Indonesia membuat opposite hitter Kazakhstan, Tatyana Yatskiv, tampil dominan. Ia menjadi pencetak poin terbanyak dalam pertandingan dengan 15 poin.

Pemain Kazakhstan lainnya, Kristina Belova, juga tampil menonjol dengan menyumbang 14 poin.

Dari kubu Indonesia, middle blocker Chelsa Berliana menjadi penyumbang poin terbanyak dengan delapan angka. Namira Maradanto menyusul dengan enam poin.

Setelah menghadapi Kazakhstan, Indonesia akan menjalani laga berat melawan Vietnam pada Senin, 8 Juni 2026.

Vietnam merupakan juara bertahan AVC Women's Volleyball Cup dan menjadi tim terbaik secara beruntun sejak 2023. Laga tersebut akan menjadi ujian penting bagi Indonesia untuk menjaga peluang bersaing di Pul B.

ANTARA