SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Turnamen sepak bola HNR Cup 2 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Sepak bola adalah olahraga yang dicintai hampir semua kalangan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran HNR Cup II Tahun 2026 ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menyediakan sarana hiburan positif bagi masyarakat," kata Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 8 Juni 2026.

Menurutnya, selain menjadi wadah kompetisi olahraga, turnamen yang berlangsung selama kurang lebih 32 hari sejak 31 Mei 2026 itu juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.

"Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga memberikan dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di sekitar area stadion selama turnamen berlangsung," ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Panitia HNR Cup 2, Adi Wahyudi, menjelaskan pihak panitia sengaja menyediakan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berjualan selama kegiatan berlangsung.

Panitia membuka sejumlah stan usaha di kawasan stadion agar masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan juga dapat menikmati berbagai produk kuliner maupun hasil usaha lokal lainnya.

Menurut Adi, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat yang lebih luas dari penyelenggaraan turnamen, tidak hanya di sektor olahraga tetapi juga ekonomi kerakyatan.

"Tingginya antusiasme masyarakat yang hadir setiap pertandingan, keberadaan stan UMKM diharapkan mampu meningkatkan omzet pedagang dan memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung," tandas Yudi. (DEWI PATMALASARI/H)