BORNEONEWS, Sampit – Seorang warga Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi korban penipuan bermodus penjualan beras murah. Korban yang tergiur harga murah justru mendapatkan karung berisi pasir yang ditutupi sedikit beras di bagian atas.
Peristiwa tersebut terjadi di RT 3, Gang Gudang Kuning, Baamang Hilir, pada Minggu pagi, 7 Juni 2026. Karung yang dibeli korban memiliki berat sekitar 31 kilogram. Namun setelah diperiksa, isi karung ternyata hanya sekitar dua kilogram beras di bagian atas, sedangkan sisanya merupakan pasir.
Lurah Baamang Hilir Reza Aji Maulana Abdi membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku menggunakan modus berpura-pura membutuhkan bantuan untuk mengobati istrinya yang sedang sakit.
"Kejadiannya di RT 3. Cerita kronologis lengkapnya saya belum mendapat detail informasinya. Yang pasti modusnya ada orang yang mengaku ingin mengobati istrinya yang sakit, lalu menawarkan beras murah kepada warga," kata Reza, Senin, 8 Juni 2026.
Pelaku sengaja menempatkan beras di bagian atas karung agar korban percaya bahwa seluruh isi karung merupakan beras. Setelah transaksi dilakukan, korban baru mengetahui bahwa sebagian besar isi karung ternyata pasir.
"Di dalam karung bagian atas memang beras, tetapi bagian bawahnya pasir semua," ujarnya.
Reza menilai pelaku memanfaatkan rasa iba masyarakat untuk melancarkan aksinya. Dengan cerita yang menyentuh, korban menjadi lebih mudah percaya dan akhirnya bersedia membeli barang yang ditawarkan.
Atas kejadian tersebut, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan kebutuhan mendesak atau menawarkan barang dengan harga jauh di bawah pasaran.
"Saya sudah mengimbau warga melalui grup komunikasi dan para ketua RT agar tidak mudah percaya terhadap modus seperti ini," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









