BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan ikan patin menjadi salah satu komoditas yang menyumbang inflasi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada pasokan dan distribusi ikan di pasaran.
Perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir turut memengaruhi aktivitas perikanan, sehingga ketersediaan ikan patin mengalami penurunan dan berimbas pada kenaikan harga.
"Ikan patin menjadi salah satu penyumbang inflasi saat ini, yang dipengaruhi oleh faktor cuaca sehingga memengaruhi pasokan di pasaran," ujar Zaini, Senin 8 Juni 2026.
Ia menjelaskan pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga komoditas pangan strategis melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna mengantisipasi lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.
Selain melakukan pemantauan, pemerintah juga berupaya menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan bahan pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang relatif stabil.
Zaini berharap kondisi cuaca dapat kembali normal sehingga produksi dan pasokan ikan patin meningkat serta harga di tingkat konsumen dapat kembali stabil.
"Pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat," katanya. (MARINI)









