BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak bersikap defensif ketika menghadapi kritik maupun isu negatif yang berkembang di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Publikasi Pemerintah Daerah di Aula Sangga Banua Kantor Bupati Kobar, Senin, 8 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, seluruh kepala OPD, serta kontributor Multimedia Center (MMC) dari masing-masing perangkat daerah.
Menurut Bupati, kritik yang disampaikan masyarakat harus dipandang sebagai masukan yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan pelaksanaan program pemerintah.
Bupati mengatakan, perangkat daerah tidak perlu terlibat dalam perdebatan yang tidak produktif ketika muncul isu atau kritik terhadap kebijakan pemerintah.
“Saat muncul isu negatif, jangan berdebat secara tidak produktif. Tunjukkan capaian kerja melalui data, testimoni masyarakat, dan visualisasi progres pembangunan,” jelasnya.
Penyampaian fakta dan bukti nyata akan jauh lebih efektif dibandingkan sekadar memberikan bantahan tanpa didukung data yang jelas.
Ia juga meminta seluruh OPD menghadirkan pencerahan kepada masyarakat melalui informasi yang objektif dan dapat dipertanggung jawabkan.
“Jangan menghadapi kritik dengan sikap reaktif yang negatif. Hadirkan pencerahan publik melalui fakta, data, dan bukti nyata,” jelas Bupati.
Melalui pendekatan tersebut, menurut Bupati, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap dan objektif mengenai pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kobar.
"Kemampuan merespons isu publik secara tepat juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah," jelas Bupati. (WAHYU KRIDA/R)









