BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menyiapkan fasilitas pesawat khusus untuk mendukung kepulangan jemaah haji asal daerah setempat dari Banjarmasin menuju Sampit.
Fasilitas tersebut disiapkan agar proses pemulangan jemaah haji berjalan lebih lancar, aman, dan tertib setelah mereka tiba di Embarkasi Banjarmasin.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim, Waren mengatakan, jemaah haji asal Kotim dijadwalkan kembali ke Sampit secara bertahap mulai 12 Juni 2026.
“Kedatangan jemaah haji Kotim di Sampit itu rencananya pada 12 Juni, tapi sebelum itu mereka transit dulu di Banjarmasin pada 11 Juni. Besoknya diberangkatkan dari Banjarmasin ke Sampit,” kata Waren di Sampit, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menjelaskan, penyediaan pesawat khusus dilakukan seperti saat keberangkatan jemaah haji sebelumnya. Langkah ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan bagi jemaah haji asal Kotim.
Total jemaah haji asal Kotim tahun ini berjumlah 171 orang. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok terbang atau kloter sesuai pengaturan dari pemerintah pusat, sehingga proses kepulangan dilakukan secara bertahap.
Waren menyampaikan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan skema penyambutan jemaah di Sampit. Penyambutan akan dilaksanakan secara sederhana, namun tetap khidmat dengan melibatkan sejumlah pejabat daerah.
Bupati Kotim juga direncanakan hadir secara langsung untuk menyambut kepulangan jemaah haji.
Berdasarkan laporan dari petugas pendamping haji, seluruh jemaah asal Kotim sejauh ini dalam kondisi sehat menjelang kepulangan ke Indonesia.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kotim, Tiariyanto menjelaskan, pemulangan jemaah haji Kotim terbagi dalam tiga kloter.
Kloter 6 menjadi rombongan pertama yang dijadwalkan tiba di Sampit pada 12 Juni 2026. Sebelumnya, rombongan tersebut transit di Embarkasi Banjarmasin pada 11 Juni 2026 sebelum diterbangkan menuju Sampit keesokan harinya.
Selanjutnya, jemaah yang tergabung dalam Kloter 9 dijadwalkan tiba di Sampit pada 16 Juni 2026. Mereka juga akan transit lebih dulu di Banjarmasin sebelum melanjutkan penerbangan ke Sampit.
Adapun empat jemaah asal Kotim yang tergabung dalam Kloter 19 diperkirakan tiba di Banjarmasin pada 1 Juli 2026. Setelah itu, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing.
Pemkab Kotim berharap fasilitas pemulangan yang disiapkan dapat membantu jemaah haji kembali ke daerah dengan nyaman dan sesuai jadwal.









