BORNEONEWS, Palangka Raya – PLN melalui program PLN Peduli mendukung upaya konservasi orangutan Kalimantan sekaligus rehabilitasi lahan kritis di Kalimantan Tengah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Pemantauan Orangutan dan Penanaman Pohon” yang dilaksanakan di kawasan Pulau Kaja, Sei Gohong, dan Nyaru Menteng 2.
Manajer PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat atau UPP KBB 3, Muhamad Indra Firdaus mengatakan, PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Perusahaan juga berupaya memberi kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.
“PLN tak hanya fokus membangun infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga ingin berkontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan habitat satwa endemik Kalimantan melalui kolaborasi bersama berbagai pihak,” kata Indra di Palangka Raya, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menyampaikan, orangutan Kalimantan merupakan satwa endemik yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis.
Namun, penyusutan habitat dan degradasi lahan masih menjadi tantangan besar dalam upaya pelestarian satwa tersebut. Karena itu, rehabilitasi kawasan melalui penanaman pohon menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung keberlangsungan habitat orangutan.
Rangkaian kegiatan PLN Peduli diawali dengan pemantauan orangutan saat feeding time atau waktu pemberian makan di area rehabilitasi Pulau Kaja.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi mengenai konservasi orangutan, peninjauan kawasan rehabilitasi, serta aksi penanaman bibit pohon bersama di area lahan kritis.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.500 bibit pohon ditanam di area seluas lima hektare. Penanaman ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi lahan kritis sekaligus mendukung pemulihan habitat orangutan di Kalimantan Tengah.
Aksi lingkungan tersebut juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan akademisi. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat sinergi dalam pelestarian lingkungan dan konservasi satwa endemik Kalimantan.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat, Susilo menegaskan, program PLN Peduli merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“PLN percaya pembangunan harus berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan. Melalui sinergi bersama pemerintah, lembaga konservasi, akademisi dan masyarakat, PLN ingin menghadirkan manfaat lebih luas bagi lingkungan dan generasi mendatang,” katanya.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap upaya konservasi orangutan dan rehabilitasi lahan kritis dapat memberi dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan, pemulihan ekosistem, serta keberlanjutan habitat satwa endemik di Kalimantan Tengah.









