BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Riska Agustin, meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus menjaga stabilitas angka inflasi di daerah tersebut.
Menurutnya, pengendalian inflasi menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok menengah ke bawah. Kestabilan harga kebutuhan pokok akan berdampak langsung pada kesejahteraan dan ketahanan ekonomi keluarga di tengah berbagai tantangan yang ada.
Riska menekankan bahwa upaya ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen terkait.
Pengawasan terhadap distribusi barang, ketersediaan pasokan, serta penetapan harga yang wajar harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat.
"Stabilitas inflasi adalah kunci utama dalam menjaga kondisi ekonomi daerah agar tetap kondusif," katanya, Selasa, 9 Juni 2026
Lebih lanjut ia mengajak Pemerintah Provinsi bersama Forkopimda untuk terus memantau perkembangan harga di lapangan dan mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan agar angka inflasi di Kalimantan Tengah tetap terjaga dan terkendali.
Ia juga berharap kebijakan yang diambil tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga dapat membangun sistem ketahanan pangan dan pasokan barang yang kuat di masa mendatang.
"Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung dan kondisi ekonomi daerah dapat terus tumbuh secara berkelanjutan," pungkasnya. (PATHUR/J)









