SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Warga yang berada di Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur mengeluhkan dengan aktivitas di sebuah kos harian yang diduga menjadi tempat prostitusi dan tindak kriminal.

Menurut warga Kelurahan Mentawa Baru hilir yang enggan disebutkan mengatakan, kos harian yang ada di Kota Sampit kerap di jadikan tempat sarang prostitusi secara Daring atau online, bahkan tidak jarang untuk tempat tindak kriminal.

"Kos harian ini tampak bebas, bahkan pada waktu tengah malam masih banyak orang yang keluar masuk di kos tersebut," ungkap warga, Selasa, 9 Juni 2026.

Warga yang resah dengan adanya aktivitas di kos harian tersebut, kemudian melaporkan kepada lurah setempat untuk ditindak lanjuti agar kos tersebut tidak dibiarkan bebas dan tidak mengganggu lingkungan warga sekitar.

"Kemarin bersama ibu lurah mendatangi kos harian itu, pemilik kos juga ada juga menyampaikan kepada pemilik kos semua keluhan kami, dan berharap ia mengelola kos itu secara tertib agar tidak mengganggu warga," ucap warga.

Sementara itu, Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis menerima laporan dari masyarakat terkait keresahan dan tidak suka aktivitas di kos tersebut, karena tidak sesuai dengan dengan norma di masyarakat.

"Kami telah mendatangi kos tersebut karena adanya berita yang beredar tekait kasus anak dibawah umur, agar tidak terjadi perilaku yang bersifat anarkis dari warga," kata Lurah Mentawa Baru Hilir Putri Noorgeulis.

Saat ini kasus tersebut telah di tangani oleh Aparat Penegak Hukum (APH), sementara pihak kelurahan telah memanggil pemilik kos berserta warga setempat untuk melalukan mediasi.

"Kami sudah melakukan mediasi bersama warga, agar pemilik kos mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan yang berlaku dan menaato norma hukum, norma sosial, adat istiadat, dan ketentuan yang berlaku di masyarakat," ungkap Lurah. (BUDDI RAHMAT H/R)