PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam mendukung pengawasan dan penentuan arah kebijakan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya, Selasa (9/6/2026).

Sensus Ekonomi 2026 menjadi istimewa karena merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan di Indonesia dan mencakup seluruh sektor ekonomi, mulai dari pertanian, pertambangan, industri, hingga sektor jasa.

Selain itu, sensus kali ini juga akan mengumpulkan data yang berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi rumah tangga.

"Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting bagi pemerintah dan DPRD dalam melakukan pengawasan sekaligus menyusun kebijakan yang tepat sasaran berdasarkan data yang akurat dan komprehensif," ujarnya, saat dikonfirmasi awak media Selasa 9 Juni 2026.

Ia mengatakan keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, petugas sensus, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan berbagai program pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.

Subandi juga menyoroti struktur perekonomian Kota Palangka Raya yang saat ini didominasi sektor jasa. Berdasarkan data yang dipaparkan, sektor jasa menyumbang sebesar 76,94 persen terhadap perekonomian daerah, sedangkan 23,06 persen lainnya berasal dari sektor primer dan sekunder.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor jasa menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya. Dalam beberapa tahun terakhir kontribusinya terus meningkat, seiring menurunnya kontribusi sektor primer," katanya.

Ia menilai, informasi tersebut menjadi sangat penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan dan strategi pengembangan ekonomi ke depan. Dengan data yang lebih lengkap melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah diharapkan mampu menyusun kebijakan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Subandi berharap seluruh petugas sensus dapat menjalankan tugas secara profesional sehingga menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Menurutnya, kualitas data akan menentukan kualitas kebijakan yang diambil pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

"Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik. Karena itu kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai fondasi perencanaan pembangunan dan penguatan ekonomi Kota Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI)