PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, mengingatkan pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai upaya menghadirkan data ekonomi yang akurat dan berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri pembukaan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026. Dalam kesempatan itu, Subandi menegaskan bahwa sebanyak 222 Mitra Statistik akan diterjunkan untuk mendata seluruh aktivitas ekonomi di Kota Palangka Raya, mulai dari usaha besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain mendata pelaku usaha, petugas juga dimintanya melakukan pendataan terhadap seluruh rumah tangga secara door to door yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Menurut Subandi, para petugas sensus memegang peran penting dalam menentukan kualitas data yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Karena itu, ia meminta seluruh petugas menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.

"Pemasangan rompi yang dilakukan hari ini bukan sekadar seremonial. Di balik rompi tersebut terdapat mandat besar dari pemerintah dan masyarakat untuk menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipercaya," ujarnya, Selasa 9 Juni 2026.

Ia menekankan bahwa, atribut yang dikenakan petugas merupakan jaminan bagi masyarakat bahwa mereka adalah tenaga profesional yang bekerja sesuai aturan dan kode etik statistik. Oleh sebab itu, integritas dan tanggung jawab harus dijaga selama proses pendataan berlangsung.

Subandi juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan data responden. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan pelaksanaan sensus dan harus dijaga dengan baik oleh seluruh petugas di lapangan.

"Kerahasiaan data responden harus dijaga sepenuhnya. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan statistik akan tetap terpelihara," katanya.

Selain itu, ia meminta Kepala BPS Kota Palangka Raya untuk terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan mampu menghasilkan data yang akurat.

Subandi menegaskan tidak boleh ada wilayah maupun pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan. Menurutnya, seluruh aktivitas ekonomi, baik yang berskala besar maupun kecil, memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian daerah.

"Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk didatangi dan tidak ada usaha yang terlalu kecil untuk dicatat. Setiap rumah, warung kecil, industri rumah tangga hingga perusahaan besar adalah bagian penting dari potret ekonomi Kota Palangka Raya. Karena itu semuanya harus didata secara lengkap," tegasnya.

Ia berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai kondisi ekonomi Kota Palangka Raya, sehingga menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan di masa mendatang. (MARINI)