SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Bandara H Asan Sampit terus melakukan berbagai persiapan menjelang pendaratan perdana pesawat Airbus A320 milik Super Air Jet yang dijadwalkan mulai melayani rute Jakarta-Sampit pulang pergi (PP) pada 12 Juni 2026.

Kepala Bandara H Asan Sampit Abdul Haris mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) maupun pihak maskapai untuk memastikan seluruh aspek operasional berjalan aman dan lancar.

"Yang pasti kita sudah koordinasi dengan pemerintah daerah dan Super Air Jet-nya. Jadi langkah-langkah teknis apa yang diperlukan sehingga nanti pesawat dapat take-off dan landing dengan aman, itu yang kita siapkan," kata Abdul Haris, Rabu, 10 Juni 2026.

Koordinasi tersebut mencakup berbagai kebutuhan teknis di bandara, mulai dari kesiapan fasilitas, prosedur operasional penerbangan, hingga aspek keselamatan penerbangan.

Bandara H Asan Sampit bersama seluruh pihak terkait akan terus melakukan pemantauan dan persiapan hingga hari pertama operasional penerbangan berlangsung. "Jadi kita tetap terus berkoordinasi sampai hari H. Mudah-mudahan semuanya lancar sesuai yang kita harapkan," ujarnya.

Kehadiran Super Air Jet di Bandara H Asan Sampit menjadi momentum penting bagi peningkatan konektivitas transportasi udara di Kotim dan sekitarnya.

Maskapai yang berada di bawah naungan Lion Air Group tersebut akan mengoperasikan pesawat Airbus A320, yang memiliki kapasitas 180 penumpang lebih besar dibanding armada yang selama ini melayani rute Sampit.

Hal ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan penerbangan bagi masyarakat, sekaligus mendukung mobilitas penumpang, dunia usaha, dan sektor pariwisata di Kotim. (DEWI PATMALASARI/R)