BORNEONEWS, Lamandau - PT Sawit Mandiri Lestari (SML) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kali ini, perusahaan menyerahkan bantuan sarana dan prasarana produksi kepada Kelompok Usaha Cita Rasa di Desa Penopa, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, Jumat, 5 Juni 2026.
Penyerahan bantuan yang dilaksanakan di Kantor Desa Penopa tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Koordinator Umum PT SML, Kristianto mengatakan bantuan tersebut tidak hanya sebatas pemberian peralatan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan perusahaan agar pelaku usaha desa mampu berkembang secara mandiri dan memiliki daya saing.
"Perusahaan tidak hanya memberikan bantuan peralatan, tetapi juga berkomitmen untuk terus mendampingi kelompok melalui pelatihan dan pembinaan. Harapannya, usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," jelas Kristianto.
Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai peralatan pendukung produksi keripik, seperti alat pemotong keripik, peralatan penggorengan, alat peniris minyak, timbangan digital, alat pembungkus produk, hingga plastik kemasan.
Kristianto mengatakan, melalui dukungan tersebut, perusahaan berharap kapasitas produksi kelompok usaha dapat meningkat, kualitas produk semakin baik, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
"PT SML juga telah menyiapkan program lanjutan berupa pelatihan pengolahan makanan, peningkatan kualitas produk, hingga manajemen usaha. Menurutnya, peningkatan keterampilan anggota kelompok menjadi faktor penting agar usaha dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan," jelas Kristianto.
Perwakilan CSR PT SML, Amin Sutio, menambahkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilihat dari jumlah bantuan yang diberikan, melainkan dari kemampuan kelompok untuk terus bertumbuh secara mandiri.
"Kami ingin usaha ini terus tumbuh dan menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Karena itu, pendampingan dan peningkatan kapasitas menjadi bagian penting dari program yang kami jalankan," jelas Amin Sutio.
Pemerintah Desa Penopa menyambut baik program tersebut. Kasi Desa Penopa, Ma'ruf, mengapresiasi kontribusi PT SML dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat desa.
"Bantuan ini sangat membantu kelompok usaha yang sedang berkembang. Ini menjadi bukti nyata adanya sinergi positif antara perusahaan dengan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga," jelas Ma'ruf.
Sementara itu, Ketua Kelompok Usaha Cita Rasa, Yuli, mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan perusahaan kepada kelompoknya.
"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan peralatan yang lebih memadai, kami berharap bisa menghasilkan produk yang lebih berkualitas, lebih higienis, dan memiliki kemasan yang lebih menarik sehingga dapat bersaing di pasaran," jelas Yuli.
Melalui program pemberdayaan tersebut, PT SML berharap dapat mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat serta memperkuat pertumbuhan UMKM lokal yang mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga Desa Penopa dan Kabupaten Lamandau secara berkelanjutan. (WAHYU KRIDA/R)









