BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menegaskan bahwa pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber merupakan langkah awal yang konkret bagi daerah.
Langkah ini diambil demi memperkuat budaya keamanan siber dan perlindungan data yang terintegrasi di seluruh jajaran instansi kota.
Pernyataan tersebut disampaikan Arbert saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tim Tanggap Insiden Siber. Acara strategis ini dilaksanakan di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, pada Rabu, 10 Juni 2026.
Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama mengenai keamanan digital. Menurutnya, budaya aman berselancar di ruang digital harus dimulai dari internal aparatur pemerintahan sebelum diterapkan secara luas ke masyarakat.
"Melalui penguatan budaya keamanan siber ini, Pemko Palangka Raya berharap dapat membangun benteng pertahanan digital yang kokoh," ujarnya.
Output utama yang ingin dicapai adalah terwujudnya ketahanan siber yang tangguh di lingkungan Pemerintah Daerah guna menangkal berbagai potensi peretasan.
Kegiatan ini juga mendapat atensi besar dari tingkat pusat, yang dibuktikan dengan kehadiran Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah secara daring.
Kehadiran pihak pusat tersebut bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan keamanan data antara daerah dan nasional. (HENDRI)
Sekda Palangka Raya Sebut Tim Siber Jadi Langkah Awal Budaya Keamanan Data
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Komentar (0)
Memuat komentar…







