PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan pentingnya peran kader kesehatan dalam mendukung upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat.

Menurut Zaini, kader TBC harus aktif melakukan pelacakan dan menemukan warga yang terindikasi menderita TBC agar dapat segera mendapatkan penanganan dan pengobatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memutus rantai penularan sekaligus meningkatkan angka kesembuhan pasien.

"Kader TBC wajib aktif melakukan pelacakan. Jika ditemukan masyarakat yang menderita TBC, maka harus segera diarahkan untuk mendapatkan pengobatan karena penyakit ini bisa disembuhkan," ujarnya, Rabu 10 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa, TBC merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi perhatian serius karena termasuk dalam kelompok penyakit penyebab kematian yang perlu ditangani secara cepat dan berkelanjutan.

Karena itu, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen memperkuat program penemuan kasus, pengobatan pasien, serta edukasi kepada masyarakat guna menghilangkan stigma negatif terhadap penderita TBC.

Menurut Zaini, masih banyak masyarakat yang enggan memeriksakan diri atau menjalani pengobatan karena takut mendapat stigma dari lingkungan sekitar. Padahal, TBC dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan.

"Kami ingin mengubah stigma di masyarakat bahwa TBC bukan penyakit yang harus ditakuti atau disembunyikan. Yang terpenting adalah segera memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas," katanya.

Melalui program Kelurahan Siaga TBC dan keterlibatan kader kesehatan, Pemko Palangka Raya berharap penemuan kasus dapat lebih cepat dilakukan sehingga target pengendalian dan eliminasi TBC dapat tercapai. (MARINI)