MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Kabupaten Barito Utara terus mempercepat perekaman KTP elektronik atau KTP-el bagi pelajar yang telah berusia 16 tahun ke atas.

Program tersebut dilakukan melalui layanan jemput bola ke sekolah-sekolah tingkat SMA, SMK, MA, dan sederajat di wilayah Kabupaten Barito Utara.

Kepala Disdukcapil Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, mengatakan layanan jemput bola ini bertujuan memudahkan peserta didik memperoleh akses administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

“Program ini dilaksanakan melalui layanan jemput bola ke sekolah-sekolah tingkat SMA, SMK, MA sederajat di daerah ini,” kata Hendra di Muara Teweh, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri serta Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah terkait percepatan perekaman biometrik bagi peserta didik.

Hendra menjelaskan, perekaman KTP-el bagi pelajar penting dilakukan untuk mendukung akurasi data kependudukan. Selain itu, data tersebut juga diperlukan dalam berbagai layanan publik dan kebutuhan akses digital di masa mendatang.

“Selain mendukung akurasi data kependudukan, langkah ini juga penting untuk menunjang berbagai pelayanan publik dan kebutuhan akses digital di masa mendatang,” ujarnya.

Salah satu kegiatan perekaman telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Teweh Timur, Kecamatan Teweh Timur. Program serupa akan dilanjutkan secara bertahap ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Barito Utara.

Hendra menyebut, perekaman KTP-el sejak usia 16 tahun juga menjadi bagian dari persiapan data kependudukan bagi pemilih pemula. Data yang valid dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan pemilihan umum mendatang.

“Kami berharap peserta didik yang telah berusia 16 tahun ke atas dan belum melakukan perekaman dapat segera berkoordinasi dengan pihak sekolah atau memantau jadwal pelayanan dari Disdukcapil agar seluruh data kependudukan dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Bupati Barito Utara, Shalahuddin, mengapresiasi langkah proaktif Disdukcapil dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Menurutnya, dokumen kependudukan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi sejak dini. Dengan dokumen yang lengkap, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik secara lebih optimal.

“Program jemput bola seperti ini sangat baik, karena memudahkan masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Shalahuddin.

Bupati berharap seluruh sekolah dapat mendukung pelaksanaan program tersebut. Dukungan pihak sekolah dinilai penting agar target percepatan perekaman KTP-el bagi pelajar di Barito Utara dapat tercapai secara maksimal.

“Kita ingin seluruh generasi muda yang sudah memenuhi syarat memiliki identitas kependudukan yang lengkap. Selain untuk kebutuhan administrasi, data yang akurat juga sangat penting dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujarnya.

Melalui program percepatan perekaman KTP-el bagi pelajar, Pemkab Barito Utara berharap pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dijangkau. Program ini juga diharapkan mendukung transformasi digital serta tata kelola data kependudukan yang lebih akurat dan terpadu.