PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan program Kartu Huma Betang Sejahtera tetap dilaksanakan meski terjadi efisiensi anggaran pada Tahun 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur.

Gubernur menjelaskan APBD Kalimantan Tengah Tahun 2026 mengalami penurunan menjadi Rp5,4 triliun dari Rp10,2 triliun.

Namun demikian, pemerintah provinsi tetap berusaha melaksanakan program pembangunan agar benar-benar berdampak bagi Masyarakat.

"Kami tetap melaksanakan program strategis Kartu Huma Betang Sejahtera," kata Agustiar Sabran di Palangka Raya, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurutnya, pemerintah provinsi terus berupaya menjalankan program pembangunan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan.

Program Kartu Huma Betang Sejahtera disebut menjadi instrumen untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dan bantuan pemerintah. (HERMAWAN DP/y)