PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar kuliah umum bertema “Analisis Wacana Kritis (CDA): Perspektif Teoretis dan Metodologis” dengan menghadirkan Guru Besar Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. Jumadi, M.Pd., sebagai narasumber.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Rabu, 10 Juni 2026 tersebut bertujuan memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen mengenai pendekatan Analisis Wacana Kritis atau Critical Discourse Analysis/CDA, khususnya dalam penelitian bahasa, sastra, dan kajian sosial.

Dalam paparannya, Prof Jumadi menjelaskan bahwa CDA merupakan pendekatan yang mengkaji hubungan antara bahasa, kekuasaan, dan ideologi yang terkandung dalam sebuah teks.

Menurutnya, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membentuk, mempertahankan, maupun menantang relasi kekuasaan dalam masyarakat.

“Melalui Analisis Wacana Kritis, peneliti dapat melihat bagaimana ideologi dan kepentingan tertentu direpresentasikan melalui bahasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu model CDA yang banyak digunakan adalah model yang dikembangkan oleh Norman Fairclough, yang mencakup tiga dimensi analisis, yakni teks, praktik diskursif, dan praktik sosial.

Prof Jumadi juga menguraikan tahapan metodologis dalam CDA, mulai dari identifikasi teks, analisis linguistik kritis, interpretasi konteks, hingga eksplanasi sosial. Pendekatan tersebut dapat diterapkan untuk menganalisis berbagai jenis teks, seperti pidato, berita media massa, maupun karya sastra lokal Kalimantan.

Sementara itu, Dekan FKIP UPR, Dr. Eli Kaliani, M.Pd., saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kuliah umum yang merupakan hasil kolaborasi antara Prodi PBSI UPR dan Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia ULM.

Ia berharap kerja sama akademik yang telah terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan serta penelitian di bidang bahasa dan sastra.

Ketua pelaksana kegiatan, Alifiah Nurachmana, S.S., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kuliah umum tersebut terlaksana berkat dukungan pendanaan Hibah FKIP UPR Tahun 2025.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) secara simbolis antara Prodi S-1 PBSI UPR dan Prodi S-3 Pendidikan Bahasa Indonesia ULM sebagai langkah memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kuliah umum dipandu oleh Prof. Dr. Petrus Poerwadi, M.S. selaku moderator. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai perspektif teoretis dan metodologis Analisis Wacana Kritis sebagai salah satu pendekatan penting dalam penelitian bahasa dan sastra kontemporer.(TESTI PRISCILLA/y)