BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas H.M. Wiyatno memaparkan sejumlah rencana pengembangan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas saat kunjungan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK), Rabu, 10 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Wiyatno menyebut pengembangan fasilitas layanan kesehatan di rumah sakit tersebut akan terus dilakukan dalam beberapa tahun ke depan.
Ia mengatakan salah satu rencana yang disiapkan adalah perluasan kawasan rumah sakit melalui skema tukar guling aset dengan Bank Kalteng seluas sekitar setengah hektare.
Menurutnya, pengembangan tersebut ditargetkan rampung pada 2027. Dalam rencana itu, bangunan kantor Bank Kalteng yang saat ini berada di kawasan rumah sakit akan dialihfungsikan menjadi pusat manajemen modern RSUD Kapuas.
Selain itu, sebanyak 10 unit rumah pegawai yang berada di bagian belakang kawasan rumah sakit direncanakan disulap menjadi rumah dinas terintegrasi bagi dokter spesialis.
Wiyatno menilai keberadaan rumah dinas tersebut akan mendukung penanganan tindakan darurat medis dan operasional klinis karena dokter dapat menjangkau rumah sakit dalam waktu singkat.
"Akan dilakukan perluasan kawasan rumah sakit melalui skema tukar guling aset dengan Bank Kalteng seluas setengah hektare. Targetnya rampung pada 2027 dan bangunan kantor Bank Kalteng yang ada saat ini akan dialihfungsikan menjadi pusat manajemen modern rumah sakit," ujar Wiyatno.
Ia menambahkan, 10 unit rumah pegawai di belakang rumah sakit juga direncanakan menjadi rumah dinas terintegrasi bagi dokter spesialis untuk mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Kapuas. (SABRIANOOR/H)









