TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur memperkuat sinergi dengan pelaku jasa konstruksi lokal guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Barito Timur M Yamin saat menghadiri pertemuan bersama Asosiasi Kontraktor Lokal Barito Timur di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, 11 Juni 2026.

Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio, kepala perangkat daerah, staf ahli bupati, camat, lurah, serta kepala desa. Pertemuan tersebut menjadi forum komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha konstruksi dalam rangka mendukung pembangunan yang berkelanjutan di wilayah Barito Timur.

Dalam sambutannya, Yamin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kontraktor lokal yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan berbagai infrastruktur.

“Pembangunan daerah yang kita cita-citakan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi dan semangat kebersamaan dari seluruh elemen, termasuk para pelaku jasa konstruksi yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Barito Timur,” ujarnya.

Menurut Bupati, keberadaan kontraktor lokal memiliki posisi strategis dalam mewujudkan visi pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan setiap program pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha setempat.

“Kami memandang para kontraktor lokal bukan sekadar pelaksana pekerjaan, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Barito Timur. Karena itu, kami ingin agar pembangunan yang dilaksanakan di daerah ini juga memberikan manfaat ekonomi yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Barito Timur sendiri,” katanya.

Kepala Daerah menilai kontraktor lokal memiliki kemampuan yang mampu bersaing dengan perusahaan dari luar daerah. Untuk itu, ia mendorong peningkatan kompetensi, kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi agar pelaksanaan proyek pembangunan semakin profesional dan berkualitas.

Selain mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha konstruksi, Yamin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Ia berharap hubungan kemitraan antara pemerintah dan kontraktor dibangun melalui keterbukaan, persaingan usaha yang sehat, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Yamin turut mengingatkan pentingnya menjaga mutu pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan, keselamatan kerja, serta akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan fisik.

Bupati juga berharap forum silaturahmi tersebut dapat menjadi ruang dialog yang terbuka untuk menyampaikan berbagai masukan maupun kendala yang dihadapi pelaku jasa konstruksi di lapangan sehingga dapat dicarikan solusi bersama.

Dengan terbangunnya komunikasi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan kontraktor lokal, Yamin optimistis pembangunan di Barito Timur dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Dengan semangat Bartim SEGAH, mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi untuk membangun Gumi Jari Janang Kalalawah yang lebih maju, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan,” tegasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)