PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah memastikan ketersediaan minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, masih dalam kondisi aman.

Kepastian itu disampaikan menyusul adanya keluhan masyarakat di sejumlah wilayah yang mengaku kesulitan mendapatkan Minyakita di tingkat pengecer.

Kepala Perum Bulog Kanwil Kalteng, Erwin Budiana, mengatakan hingga awal Juni 2026 pihaknya telah melakukan pengadaan sekitar 6 juta liter Minyakita.

Dari jumlah tersebut, sekitar 5,6 juta liter telah disalurkan ke jaringan pengecer di berbagai daerah. Sementara sisanya masih tersedia di gudang Bulog.

Menurut Erwin, cepat habisnya stok Minyakita di sejumlah toko bukan karena terjadi kelangkaan pasokan. Kondisi itu lebih disebabkan oleh semakin luasnya jaringan distribusi serta tingginya permintaan masyarakat.

"Sekarang jumlah mitra penyalur bertambah menjadi 375 titik di seluruh Kalimantan Tengah. Akibatnya distribusi menjadi lebih merata, tetapi alokasi yang diterima setiap toko menjadi lebih sedikit dibanding sebelumnya," katanya, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan, sebelumnya satu toko bisa menerima hingga 100 dus Minyakita dalam sekali distribusi. Namun saat ini, rata-rata toko hanya memperoleh sekitar 50 dus karena pasokan harus dibagi ke lebih banyak titik penjualan.

Akibatnya, stok di tingkat pengecer menjadi lebih cepat habis. Meski demikian, secara keseluruhan volume penyaluran justru meningkat dibandingkan sebelumnya.

Selain itu, Bulog memastikan pasokan tambahan terus masuk dari produsen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Saat ini, sekitar 400 ribu liter Minyakita masih tersedia di gudang Bulog. Selain itu, tambahan sekitar 1,2 juta liter juga telah diamankan untuk memperkuat stok.

Erwin menegaskan, Bulog bersama pemerintah daerah dan Satgas Pangan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi Minyakita di lapangan.

Pengawasan tersebut juga mencakup tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait ketersediaan Minyakita di sejumlah kawasan, seperti Mendawai dan Pasar Kahayan.

"Kami akan terus memastikan pasokan tersedia dan distribusi berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," tegasnya. (MARINI/j)