PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Sampit – SMP Tunas Agro terus mematangkan persiapan menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional. Berbagai program lingkungan mulai digencarkan, termasuk kampanye peduli lingkungan yang dilaksanakan pada 21-22 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Tim Adiwiyata SMP Tunas Agro dalam membangun kepedulian warga sekolah terhadap pelestarian lingkungan.

Ketua Tim Adiwiyata SMP Tunas Agro, Herman Nurjaman, S.Pd., mengatakan program Adiwiyata melibatkan para siswa sebagai kader lingkungan sekolah.

Menurutnya, terdapat lebih kurang 60 siswa yang tergabung sebagai kader Adiwiyata. Mereka dibagi ke dalam lima kelompok kerja atau pokja sesuai bidang masing-masing.

"Kegiatan Adiwiyata ini merupakan bagian dari program Tim Adiwiyata SMP Tunas Agro. Di dalamnya ada kader Adiwiyata berjumlah lebih kurang 60 siswa yang dibagi menjadi lima kelompok kerja," kata Herman, Kamis, 11 Juni 2026.

Adapun lima kelompok kerja tersebut yakni Pokja Konservasi Air, Pokja Sanitasi dan Drainase, Pokja Konservasi Energi, Pokja 3R atau Reduce, Reuse, Recycle, serta Pokja Inovasi.

Herman menjelaskan, pembagian kelompok tersebut dilakukan agar setiap kader dapat berperan aktif dalam menjalankan program lingkungan secara lebih terarah.

Melalui kegiatan ini, SMP Tunas Agro berharap seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan, menghemat energi, mengelola sampah, serta memanfaatkan sumber daya secara bijak.

Program Adiwiyata juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Dengan berbagai persiapan tersebut, SMP Tunas Agro optimistis dapat melangkah menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional. (*/j)