KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Tengah, Hasan Basri, menyampaikan bahwa jumlah jemaah dan petugas Kloter 6 yang berangkat maupun pulang tercatat sama, yakni 360 orang.

Menurut Hasan Basri, dalam perjalanan ibadah haji tahun ini terdapat seorang jemaah asal Kabupaten Seruyan yang meninggal dunia di Tanah Suci. Selain itu, terdapat satu jemaah mutasi masuk atas nama Hajah Rohani Basri yang sebelumnya menjalani perawatan karena sakit.

“Jumlah jemaah dan petugas Kloter 6 yang berangkat sebanyak 360 orang, dan pulangnya juga berjumlah 360 orang. Dengan rincian, satu jemaah asal Kabupaten Seruyan meninggal dunia, kemudian terdapat satu orang jemaah mutasi masuk atas nama Hajah Rohani Basri dari Kabupaten Kapuas,” kata Hasan Basri.

Sementara, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Kapuas yang tiba bersama Kelompok Terbang (Kloter) 6 di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis, 11 Juni 2026, bertambah menjadi 53 orang. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding manifest awal yang mencatat 52 jemaah asal Kapuas.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kapuas, Sutrisno, menjelaskan penambahan itu terjadi setelah Hajah Rohani Basri, jemaah asal Anjir Serapat yang sebelumnya tertinggal di Arab Saudi karena sakit, akhirnya dapat kembali dan bergabung dengan rombongan.

“Jemaah haji Kapuas yang masuk dalam manifes awal Kloter 6 berjumlah 52 orang. Namun dengan kepulangan Hajah Rohani Basri, total jemaah Kapuas yang tiba menjadi 53 orang,” ujarnya, Kamis, 11 Juni 2026.

Sutrisno memastikan seluruh jemaah asal Kabupaten Kapuas yang tiba di Embarkasi Banjarmasin berada dalam kondisi stabil dan siap melanjutkan perjalanan menuju Kuala Kapuas. (SABRIANOOR/H)