BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya memberikan penjelasan teknis menanggapi keluhan masyarakat yang menilai durasi lampu merah terasa terlalu lama di sejumlah titik, salah satunya di Simpang Empat Jalan Tingang–Bukit Keminting.
Penjelasan ini disampaikan agar masyarakat memahami dasar pengaturan waktu yang diterapkan demi kelancaran dan keselamatan bersama.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, menyatakan bahwa pengaturan durasi lampu lalu lintas tidak ditentukan secara sembarangan, melainkan didasarkan pada perhitungan volume kendaraan dan aspek keselamatan pengguna jalan.
Ia menjelaskan mengapa waktu tunggu lampu merah sering terasa lebih lama dibandingkan lampu hijau. Hal ini disebabkan oleh sistem pembagian fase atau siklus waktu pada persimpangan.
“Pada simpang empat, waktu untuk melintas harus dibagi secara adil ke empat arah yang berbeda. Jika satu arah mendapat lampu hijau selama 20 - 30 detik, maka tiga arah lainnya harus menunggu giliran. Secara total, waktu tunggu lampu merah bisa mencapai 80 - 90 detik,” jelasnya," Jumat, 12 Juni 2026
Lebih lanjut, durasi lampu hijau juga disesuaikan secara proporsional dengan tingkat kepadatan kendaraan di masing-masing sisi persimpangan. Hal ini bertujuan agar arus lalu lintas berjalan seimbang dan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berlebihan di satu arah saja.
Hadi menambahkan bahwa pihaknya memiliki komitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan.
“Kami melakukan evaluasi berkala untuk memastikan siklus lampu lalu lintas tetap optimal dan dapat menyesuaikan dengan perkembangan kepadatan kendaraan di kota ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengaturan waktu tersebut juga didasarkan pada aspek keselamatan. Pembagian waktu yang jelas mencegah terjadinya tumpang tindih arus kendaraan yang bisa memicu kemacetan parah maupun risiko kecelakaan di tengah persimpangan.
Di akhir keterangannya, Hadi menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas setiap aspirasi yang diberikan. Mari kita saling bersabar, tertib mengantre, dan selalu utamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama di jalan raya,” pungkasnya. (PATHUR/H)









