BORNEONEWS, Palangka Raya – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan ke Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung membahas pengelolaan lahan pascatambang dan pengembangan layanan publik berbasis digital.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari secara mendalam kebijakan, regulasi, serta implementasi pemanfaatan lahan pascatambang.
Di daerah tersebut, lahan bekas tambang telah dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, permukiman, hingga penguatan sektor-sektor strategis yang mendukung perekonomian masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memaparkan berbagai upaya transformasi kawasan pascatambang.
Pendekatan yang diterapkan meliputi konsep Blue Economy dan Green Tourism, serta penguatan layanan publik berbasis digital yang telah menjangkau hingga tingkat desa.
Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi referensi penting bagi pembangunan di Kalteng.
"Menurut saya pembangunan infrastruktur teknologi informasi, penyediaan akses internet, hingga pengembangan kawasan wisata di bekas area pertambangan, diharapkan tercipta pola pembangunan berkelanjutan," katanya, Jumat, 12 Juni 2026
Lanjutnya Melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi, penyediaan hotspot internet, serta pengembangan kawasan wisata di bekas area pertambangan, Komisi IV DPRD Kalteng terus mendorong pembangunan berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas lingkungan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
"Pengalaman dari Bangka Belitung diharapkan dapat diadopsi dan disesuaikan dengan kondisi di Kalimantan Tengah, sehingga lahan bekas tambang tidak lagi menjadi masalah lingkungan, melainkan berubah menjadi aset yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi kemajuan daerah," pungkasnya. (PATHUR/H)









