KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan – Kenaikan debit air Daerah Aliran Sungai atau DAS Katingan di wilayah Kecamatan Katingan Hulu terus dipantau aparat kepolisian bersama pemerintah setempat.

Hingga Jumat, 12 Juni 2026, arus sungai terpantau cukup deras setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu sejak malam hingga pagi hari.

Kapolsek Katingan Hulu dan Bukit Raya, IPTU Yubambang Kusnady, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa, kerugian material, maupun rumah warga yang terendam banjir.

“Untuk saat ini belum ada laporan korban jiwa, kerugian material maupun rumah warga yang terendam. Namun kondisi arus DAS Katingan cukup deras dan cuaca masih mendung sehingga berpotensi terjadi hujan kembali,” ujarnya, Jumat, 12 Juni 2026.

Menurut Yubambang, naiknya debit air dipengaruhi curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Katingan Hulu dalam beberapa waktu terakhir.

Meski belum menimbulkan dampak serius, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian karena hujan susulan berpotensi kembali meningkatkan muka air sungai.

Pihak kepolisian bersama pemerintah kecamatan terus melakukan pemantauan perkembangan debit air. Langkah antisipasi juga disiapkan apabila kondisi cuaca memburuk dan menyebabkan kenaikan air di kawasan bantaran sungai.

Yubambang mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran DAS Katingan agar meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta segera mengamankan dokumen penting dan barang berharga ke tempat yang lebih aman jika debit air terus naik.

“Kami terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi,” katanya.

Selain pemantauan langsung, aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas juga terus menyampaikan informasi dan peringatan dini kepada masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi bencana banjir di wilayah hulu Kabupaten Katingan. (MARINI/J)