JAKARTA –

BORNEONEWS, Tokyo – Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, berkunjung ke Indonesia pada Jumat, 12 Juni 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat hubungan pertahanan antara Jepang dan Indonesia. Selama berada di Indonesia, Koizumi dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin.

Dalam konferensi pers di Tokyo, Jumat, Koizumi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Jepang untuk memajukan kerja sama pertahanan bilateral dengan Indonesia.

Menurutnya, pembicaraan dengan Presiden Prabowo memiliki nilai penting, mengingat Prabowo sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

“Pembicaraan yang melibatkan Presiden Prabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri pertahanan, akan memberi peluang berharga untuk memajukan kerja sama pertahanan bilateral, termasuk kolaborasi dalam sektor alutsista dan teknologi pertahanan,” kata Koizumi.

Koizumi menilai kesiapan Indonesia menyambut pertemuan tersebut menunjukkan kuatnya komitmen Presiden Prabowo dalam mempererat kerja sama pertahanan dengan Jepang.

Sebelumnya, pada Maret 2026, Presiden Prabowo juga telah menyampaikan keinginan untuk memperkuat kerja sama pertahanan saat melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, di Tokyo.

Kunjungan Koizumi ke Indonesia berlangsung sekitar sepekan setelah dirinya dan Menhan Sjafrie sepakat melanjutkan pembahasan terkait rencana penyerahan kapal perusak Asagiri dari Pasukan Bela Diri Laut Jepang kepada Indonesia.

Indonesia dinilai memiliki posisi strategis bagi Jepang karena berada di jalur laut utama kawasan. Tokyo juga memandang Indonesia sebagai mitra penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan regional.

Pertemuan Koizumi dan Sjafrie kali ini disebut menjadi pertemuan keenam sejak Koizumi resmi menjabat sebagai Menteri Pertahanan Jepang pada Oktober lalu.

Selain agenda dengan Indonesia, Koizumi juga dijadwalkan menerima Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Belanda, Dilan Yesilgoz-Zegerius, di Tokyo pada Selasa pekan depan.

Kunjungan Menhan Belanda tersebut bertepatan dengan kehadiran kapal fregat Belanda De Ruyter di Terminal Pelayaran Internasional Tokyo.

Koizumi mengatakan, dirinya dan Menhan Belanda juga berencana menyaksikan pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 di Kedutaan Besar Belanda pada Senin pagi.

“Walaupun saya akan berada di kandang lawan, saya akan tetap mendukung kemenangan Jepang,” ujarnya.

“Terlepas hasilnya, saya yakin persahabatan saya dengan Wakil Perdana Menteri Belanda tak akan goyah,” tambahnya.

Sumber: Kyodo/ANTARA