BORNEONEWS, Palangka Raya – Dua atlet dayung putri asal Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berhasil menorehkan prestasi pada ajang Wali Kota Cup Banjarmasin 2026 kategori pelajar.
Kedua atlet tersebut yakni Alexsa, 16 tahun, dan Mariyanti, 17 tahun. Mereka sukses meraih juara pada nomor kayak-2 putri 500 meter.
Pelatih dayung Kabupaten Katingan, Dedi, mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi daerah. Selain meraih juara di nomor kayak-2 putri, Alexsa juga berhasil menempati peringkat kedua pada nomor kayak-1 putri 500 meter.
“Selain itu, Alexsa juga berhasil meraih peringkat kedua pada nomor kayak-1 Putri 500 meter setelah bersaing ketat dengan atlet-atlet dari berbagai daerah,” kata Dedi di Kasongan, Jumat, 12 Juni 2026.
Dedi mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak didiknya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah para atlet selama menjalani latihan.
“Prestasi ini sangat membanggakan karena diraih melalui proses yang tidak mudah. Mereka berlatih dengan penuh kesungguhan dan tetap semangat meskipun harus menghadapi berbagai keterbatasan. Hasil ini menjadi bukti bahwa atlet Katingan mampu bersaing dan berprestasi di level regional,” kata Dedi.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di Katingan untuk menekuni olahraga dayung.
Selain itu, ia juga berharap perhatian terhadap pembinaan atlet daerah dapat terus ditingkatkan agar prestasi serupa bisa kembali diraih pada ajang berikutnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia atau PODSI Kabupaten Katingan, Empas S Umar, menyampaikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih.
Menurutnya, prestasi Alexsa dan Mariyanti telah mengharumkan nama Kabupaten Katingan di bidang olahraga dayung.
“Saya mengucapkan selamat kepada Alexsa dan Mariyanti yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Terima kasih juga kepada pelatih yang terus mendampingi dan membina mereka. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Katingan,” tutur Empas.
Empas menilai keberhasilan tersebut membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang bagi atlet daerah untuk meraih prestasi.
Ia optimistis kedua atlet muda itu memiliki potensi besar untuk menjadi andalan Kalimantan Tengah pada cabang olahraga dayung di masa mendatang.
“Usia mereka masih sangat muda dan masih berstatus pelajar. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, saya yakin mereka bisa berkembang lebih jauh dan menjadi atlet andalan Kalimantan Tengah. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian yang lebih besar lagi ke depan,” kata Empas.









